Wednesday, July 1, 2015

SOLUTION GADGET

PENGGUNA,AN GADGET DENGAN AMAN 

Perangkat android adalah yang paling populer saat ini, tapi bukan berarti tidak ada resiko keamanan didalamnya. Entah disebabkan karena keteledoran atau ketidak tahuan anda, bisa saja data berupa riwayat pencarian selama anda browsing, sms, foto dan video yang tersimpan pada smartphone anda bocor, sehingga dapat diakses oleh orang lain secara gampang. Untuk mencegah hal yang tak diinginkan, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melindungi perangkat Android kesayangan anda.
1. Kunci layar
Ini adalah fitur yang paling dasar dari semua perangkat Android, jika pengguna memasukkan password yang benar, maka ponsel dapat diakses, namun bila salah maka smartphone tetap dalam keadaan terkunci.
Cara: Di smartphone Android, masuk ke Settings> Security> Kunci layar dan pilih format yang tepat. Setelah setup selesai, mesin akan otomatis mengunci setelah pengguna menekan tombol power.
2. Enkripsi
Sama halnya seperti PC, perangkat Android juga memiliki kemampuan untuk mengenkripsi data yang tersimpan di perangkat. Melalui mode ini, data akan dikodekan dalam mesin dan hanya dapat digunakan setelah decoding. Jika perangkat jatuh ke tangan yang salah, ia akan punya cara untuk mengakses data dalam mesin tanpa memasukkan password yang benar atau PIN.
Cara: Di Android Anda akses menu Settings> Security untuk mengaktifkan fungsi ini.
3. Aktifkan Android Device Manager
Fitur Android Device Manager dikembangkan oleh fungsi pelacakan Google dan memiliki kemampuan menemukan telepon yang hilang. Tiga fitur dasar Device Manager Android untuk menentukan koordinat telepon di Google Maps, bunyi dering di tingkat maksimum, dan jika diperlukan dapat menghapus data di smartphone Anda. Untuk mengaktifkan fitur ini pada ponsel, pergi ke menu Settings> Security> Administrator perangkat dan centang Android Device Manager.
4. Jangan menyimpan data sensitif di kartu memori
Jangan sekali-kali menyimpan informasi sensitif seperti foto dan video pribadi pada kartu smartphone anda. Idealnya, Anda harus menyimpan informasi tersebut dalam memori eksternal lain, yang tidak diketahui orang lain.
5. Periksa sumber aplikasi
Selain menginstal melalui Google Play Store, aplikasi Android dapat diinstal melalui format file APK dari sumber lain, tetapi jika mereka terinfeksi dengan kode berbahaya ponsel Anda bisa mengalami crash atau hang. Oleh karena itu, silakan periksa dengan teliti asal file sebelum menginstal mereka.
6. Mengatur PIN aplikasi
Untuk meningkatkan keamanan data di android Anda, Anda dapat menginstal perangkat lunak yang didedikasikan untuk perlindungan aplikasi. Beberapa aplikasi pada Play Store menyediakan tingkat perlindungan yang berbeda untuk setiap aplikasi, seperti password dan PIN kepada mereka.
7. Jangan rooting android jika tidak diperlukan
Rooting android memungkinkan penggunanya untuk menyesuaikan ROM Android dengan cara sendiri dengan berbagai aplikasi rooting. Namun, setelah diroot, perangkat lunak akan dengan mudah mengakses sistem file, ini dapat mengancam keamanan data jika Anda memiliki aplikasi terinfeksi malware. Selain itu, ponsel yang sudah dirooting tidak lagi mendapatkan garansi dari distributor.
8. Update sistem operasi
Google secara teratur merilis update untuk sistem operasi untuk menambal lubang keamanan, jadi silakan teratur memeriksa sistem operasi yang Anda gunakan baru atau diperbarui dengan pergi ke Setings> About phone > System Updates.
9. Bersihkan cookie setelah browsing
Bila anda biasanya browsing menggunakan google chrome, secara bawaan semua riwayat dan cookie browsing selalu tersimpan, hal ini juga bisa berbahaya, terutama jika Anda menggunakan ponsel yang sama dengan orang lain, karena orang lain bisa masuk ke akun anda dengan mudah, karena data sensitif seperti password masih dapat diakses melalui cookie. Oleh sebab itu sangat disarankan untuk selalu logout setelah browsing.



No comments:

Post a Comment